About me?

Foto saya
I'm humble and friendly

Kamis, 03 Februari 2011

History of Chinese New Year


Well, VieLo... berikut sejarah yg barusan aku lansir dr beberapa narasumber yg aku dapet ttg IMLEK...

 
"Imlek yang diperingati sebagai Tahun Baru China ternyata punya kisah yang mungkin tidak diketahui semua orang. Nuansa warna merah menyala dan letusan mercon yang membahana biasanya akan merona di saat Imlek.

Nah, tanggal 1 bulan kesatu pada setiap tahun China (Imlek) disebut sebagai Guo Nian (baca: Kuo Nian). Pada hari itu semua orang Tionghoa menyambutnya dengan gembira dan biasanya saat bertemu kerabat dan handai tolan selalu mengucapkan "Gong Xi- Gong Xi (baca: Kong Si - Kong Si) yang artinya ucapan "Selamat - Selamat!". Namun ucapan ini kemudian berkembang menjadi "Gong Xi Fa Cai" (baca: Kong Si Fa Cai) yang artinya "Selamat semoga murah rejeki".

Warna merah, letusan petasan dan ucapan Gong Xi, ternyata berakar pada suatu legenda klasik Tiongkok. Konon dulu sebelum perayaan tahun baru Imlek tiba, orang sering menghadapi hari terakhir pada setiap tahun dengan gelisah. Hari terakhir tahun (sa cap meh) disebut sebagai Nian Guan yang berarti "gerbang monster". Untuk memasuki Guo Nian, orang mestilah melewati Nian Guan ini.

Dikisahkan berdasarkan legenda tersebut bahwa pada zaman dulu daratan bumi masih dihuni oleh berbagai macam binatang buas dan monster yang menakutkan. Dari antara semua monster tersebut, Nian adalah yang paling menakutkan.

Nian adalah sesosok monster berkepala mirip singa dengan mulut yang amat lebar. Ia sangat buas dan suka menyedot dan menelan semua makhluk hidup yang ditemuinya. Keganasan Nian ini tentu saja menakutkan manusia. Nian juga dikenal sebagai makhluk yang sombong dan suka membaggakan dirinya. Ia biasanya merajalela setiap akhir tahun, tepatnya tanggal 30 bulan 12 penanggalan Tiongkok. Meneror seluruh penduduk dan menghisap orang dan hewan yang ditemuinya.

Untuk menghadapi teror dan keganasan Nian ini, para orang tua pun memutar otak mencari solusinya. Maka muncullah sosok orang tua berambut putih, beralis putih dan berkumis dan janggut putih yang pintar bernama Hong Jun.

Menjelang akhir tahun di bulan 12, saat Nian muncul, Hong Jun yang mewakili warga manusia mendatangi Nian dan berkata: "Kami dengar bahwa engkau sangat perkasa, namun mengapa engkau hanya berani menghadapi manusia yang lemah dan tak berarti ketimbang makhluk-makhluk buas yang banyak berkeliaran di hutan dan sekitar desa!"

Mendengar ucapan itu Nian tertantang sekaligus merasa diremehkan. Ia pun segera pergi memburu semua binatang dan monster buas lainnya untuk membuktikan keperkasaannya. Ia tak tahu, ini sebenarnya akal-akalan Hong Jun agar manusia bisa terlepas dari ancaman monster-monster tersebut dan mengalihkan perhatian Nian.

Setelah memburu habis semua monster tersebut, Nian kemudian kembali ke desa tersebut dan membanggakan dirinya. Saat itulah Hong Jun tiba-tiba berubah menjadi seorang dewa. Hong Jun yang telah berubah ini kemudian meloncat ke punggung Nian. Kaget akan hal itu Nian pun melompat ke angkasa dengan dikendarai oleh Hong Jun. Sejak itu Nian tak pernah muncul lagi ke bumi. Sebelum menghilang ke angkasa, Hong Jun berpesan pada semua manusia agar pada setiap akhir tahun menempelkan kertas merah di setiap pintu dan jendela rumah serta menghidupkan petasan yang bersuara keras. Semuanya itu agar Nian tidak kembali lagi ke bumi, sebab Nian disebutkan takut pada warna merah dan bunyi-bunyian yang keras.

Dari sinilah tradisi menghias rumah dengan warna merah yang kini didekorasi dengan tulisan atau gambar-gambar yang mendatangkan hoki. Lantas karena monster di bumi sudah lenyap, orang merasa tenteram dan menyambut dengan gembira. Guo Nian kemudian juga bisa disebut sebagai Xin Nian (Sin Nian/Tahun Baru). Mereka merayakan terbebasnya bahaya itu dengan saling mengucap "Gong Xi Gong Xi!" Ucapan yang kemudian menjadi Gong Xi Fa Cai, untuk menyambut Xin Nian".
Sekiaaannn mudah2an info nya akurat yaaa... 

Rabu, 02 Februari 2011

Among Laptop, Madonna and I

Aku lagi duduk menatap layar monitor laptop ku yang terang benderang. Entah sudah berapa lama aku menatap sementara jari jemari ku sibuk menekan keypad yang keras. Mungkin sudah ada setengah jam aku disini yang pastinya bikin minus mata ku bakal nambah.. Hahaha penyakit dibuat sendiri... :-p

Aku berusaha untuk menulis suatu cerita yang sebenarnya tidak terlalu menarik untuk di tulis. Antara aku mau menulis tentang kehidupan nyata atau cerita tentang kehidupan yg ada dalam imajinasi ku ditambah dengan cerita cerita yang pernah ku dengar dari orang lain. Aku memang tidak berbakat untuk menjadi penulis tapi aku suka mengungkapan kata kata dan perasaan.

Otak ini terus berputar seakan terus mencari memory dan berusaha untuk menyalakan sebongkah lampu besar yang akan menyala di atas kepala ku.. Menandakan bahwa sebuah ide besar sudah tercipta.  Ahhaaaaaa.... ;-)

Saat aku masih mencari ide untuk menulis, entah kenapa aku merasa nyaman dengan tatapan seorang wanita yang terus menerus menatap tajam ke arah ku. Dibalik riasan wajah yang unik (kalau tidak mau dibilang menor cieeenttt), wanita itu memang sudah lama ku kenal walau dia tidak mengenal ku. Dia bukan ibu ku, bukan kakak ku bahkan juga bukan pembantu ku (Hahahaha jauuh amat). Yah, dia lah Sang Diva....MADONNA.

Saat aku menatap wajah sang artis yang terpampang di sebuah poster yang menempel di dinding kamar ku, otak ku langsung melintas mundur ke 3 dekade yang lalu, tepatnya tahun 80an. Awal tahun 80an buat aku emang masa masa yang gemilang bagi seorang bocah ingusan yg baru berumur kira kira 5 tahun (saat itu aku jg lahir di era 88). Tapi di seusia itu sang bocah sudah hapal lagu 'Lucky Star' dan sudah bisa meniru tarian sang diva. Aneh, tapi itulah kenyataan. Dikala anak anak seusia hapal dengan lagu 'Aku Punya Anjing Kecil'-nya Chica Koeswoyo atau lagunya Adhie Bing Slamet...lah ini bocah malah pinter pinternya nyanyi lagu 'Like A Virgin'.

Sejak saat itu, seiring dengan berjalannya waktu, sang bocah terus beranjak remaja dan kemudian menjadi seorang pria dewasa. Dan sang diva pun beranjak menjadi seorang superstar dan kemudian menjadi seorang pop icon.

Tersadar ku bahwa sudah 30 tahun sang diva berkarir di bidangnya dan terus menancapkan kukunya semakin dalam untuk menunjukan bahwa dia tidak tergoyahkan sampai saat ini. Dan aku berangan bisakah aku seperti dia? Bisakah aku menancapkan kuku ku di bidang yang sedang ku geluti namun yang ada rencana akan ku tinggalkan? (Hiks hiks hiks :-(  ). Aku memang bukan artis yang butuh popularitas seperti dia. Aku hanya manusia biasa yang terobsesi untuk menjadi lebih baik dalam hidup.

Well, Madonna tetaplah Madonna. Tidak akan bisa Madonna menjadi aku dan aku menjadi Madonna. Yang ada adalah aku harus belajar dari perjuangan hidup dia untuk menjadi sukses.

Already Gone (Kelly Clarkson)

Lagi suka bgt sm lagunya Kelly _ Already Gone..
 
 
Now all our memories, they're haunted
We were always meant to say goodbye
Even with our fists held high
It never would have worked out right, yeah
We were never meant for do or die...

I didn't want us to burn out
I didn't come here to hurt you now I can't stop...

I want you to know
It doesn't matter where we take this road
Someone's gotta go
And I want you to know
You couldn't have loved me better
But I want you to move on
So I'm already gone

Looking at you makes it harder
But I know that you'll find another
That doesn't always make you wanna cry
It started with the perfect kiss then
We could feel the poison set in
"Perfect" couldn't keep this love alive
You know that I love you so
I love you enough to let you go

I want you to know
It doesn't matter where we take this road
Someone's gotta go
And I want you to know
You couldn't have loved me better
But I want you to move on
So I'm already gone

I'm already gone, already gone
You can't make it feel right
When you know that it's wrong
I'm already gone, already gone
There's no moving on
So I'm already gone

Ahhhh already gone, already gone, already gone
Ahhhh already gone, already gone, already gone 

Remember all the things we wanted
Now all our memories, they're haunted
We were always meant to say goodbye...

I want you to know
It doesn't matter where we take this road
Someone's gotta go
And I want you to know
You couldn't have loved me better
But I want you to move on
So I'm already gone

I'm already gone, already gone
You can't make it feel right
When you know that it's wrong
I'm already gone, already gone
There's no moving on,
So I'm already gone

Selasa, 01 Februari 2011

Ku Sebut Perjalanan Dalam Cerita

Udah beberapa minggu aku merasa eneg dan muak banget dengan keadaan dan lingkungan di sekeliling ku. Tidak ada suasana yang bisa bikin aku merasa bahwa  aku hadir di muka bumi...Aku muak dengan kebiasaan orang orang yang demen banget mengkotak kotakan aspek kehidupan. Entah ya maksudnya untuk apa. Apakah untuk menunjukan kaum mereka, apakah mereka yang paling hebat atau memang mereka tidak bisa bergaul dan menerima keadaan yang tidak sesuai dengan pandangan mereka?

Sejak kecil aku udah di didik untuk tidak memandang rendah orang lain, juga tidak boleh menyombongkan diri di depan orang banyak. Tapi kenapa ya koq orang orang yang sudah menanamkan doktrin seperti itu ke aku malah merekanya yang hidup seperti itu. Kelemahan orang jangan dilihat sebelah mata tapi lihat segi positif dari orang itu karena aku percaya bahwa setiap manusia diciptakan untuk kebaikan. Tuhan menciptakan jagat raya dan isinya karena Dia Maha Baik. Inilah yang tidak di mengerti orang orang. Kebanyakan dari kita paling demen melihat keburukan orang lain karena dari situ mereka bisa dengan mudah mengolok olok dan merendahkan di depan kaumnya.

Sampai sekarang ini aku masih tetep eneg dan gak nyaman dalam hidup ku. Hampir di jalan hidup ku, aku mencari jalan mana yang terbaik untuk menutupi kekurangan aku. Banyak orang yg ku kenal bilang bahwa aku orang baik. Ok, thanks for that. Tapi aku gak mau jadi snob karena aku tetaplah manusia yang pastinya punya segi negatif. Aku gak mau orang orang terlalu menaruh harapan ke diriku. Aku juga punya jalan hidup sendiri. Tapi dari itu semua aku merasa damai dan tenang banget saat ku berada diantara orang orang yang menderita karena sakit. Entah kenapa saat aku  mulai jadi relawan di salah satu yayasan kanker untuk anak anak awal Januari lalu aku merasa terenyuh dan tumbuh semangat aku untuk jangan menyerah. Anak anak yang ada di depan ku saat itu sebenarnya lagi tersiksa dan menderita tapi yang aku lihat mereka sangat bahagia dan seperti tidak merasakan sakit yang menyiksa. Dari situlah aku merasa kalau mereka yang notabene masih anak anak tapi sudah menanggung derita penyakit yang sangat berat kenapa aku yang selama ini sehat jasmani & rohani tidak bisa seperti mereka yang pantang menyerah dalam menjalani cobaan? Dari situ aku gak peduli dengan pandangan orang orang tentang diriku dan aku juga gak peduli dengan orang orang yang mencari muka hanya untuk mendapatkan posisi terbaik dalam hidup mereka. Aku cuman mau menyadarkan diri ku bahwa hidup ku masih sangat berguna untuk orang lain. 



Tp semua itu bisa terobati karena sekarang tiap sore if aku berada di Palembang, aku punya kebiasaan baru nich. Abis pulang kantor dan melaksanakan kewajiban ku as a Teacher, aku sekarang suka mampir ke perpustakaan Daerah. Gak ada yg istimewa sich disana. Aku disana ya cuman baca buku aja sekalian mendinginkan otak dan jiwa ku setelah berkutat dengan kerjaan di kantor. Maybe, that place can be call my hiddeous place for relaxing. Disana aku emang bisa relaks, aku bisa baca buku dengan tenang. Koleksi bukunya lumayan lengkap walau kebanyakan buku buku lama (tapi ada beberapa udah ada buku baru) dan sayangnya...kebanyakan pembaca dan peminjam buku suka slebor. Banyak buku bagus yang udah rusak, banyak coretan bahkan ada halaman yang hilang. Sayang banget khan, tuch! Tapi so far, aku bisa maklumin koq. Namun satu nich yg kadang suka mengganggu. Dering HP msh sering kedengaran, padahal udah peraturan di semua perpustakaan seluruh dunia tidak boleh ada suara, ngomong pun kudu berbisik. Arrggghhh payaaahhh.... Tp mgkn itulah sekian dr esensi dr suasana di perpustakaan kita....


Ohhh Iyaaaa.... Sekarang aku jg lg getol2 nya belajar motret niee... hahaha masih terlalu awal klo mau mengikrarkan I wanna be a photographer, krn msh sebatas nyoba2 dan iseng yg meghasilkan hasil jepretan yg ala kadar nya alias amatiran.... (ga jelas). Itu jg didorong karena dapet hadiah kamera dr salah satu penggemar ku koq... (hihihi cccuuiiiiihhhh psti ga suka semua)
hahaha Tuchh kaaannn... ga salah klo dibilang ceweq Sagitarius adalah ceweq pecinta coba2... pecinta rasa ingin tahu... dan pecinta sepak bola (Toeeenngg apa hubungan nya yaaa???) Hahahhaa Ngawurrr....

What Do You Want?

Tiap manusia di muka bumi ini pasti memiliki tujuan dan impian dalam hidup mereka. Tidak melulu berupa wujud atau berupa benda, namun sesuatu yang kasat mata pun bisa menjadi impian dalam hidup manusia. Maybe opini ku diatas terdengar aneh, koq sesuatu yang tidak tampak pun bisa menjadi impian dalam hidup seseorang.Ya, buat ku sesuatu yang tidak tampak itu kalau kita menginginkannya pasti akan kita dapatkan, namun tidak semua orang menyadari akan hal ini. Menurut ku kalo ada orang yang ditanya apa keinginan kamu dalam hidup ini, pasti jawabnya gak jauh2 dari materi. Kebanyakan orang yang menjawab jawaban itu menganggap bahwa apa yang mereka inginkan itu akan membuat mereka merasa puas dan sudah merasa lengkap dalam hidupnya.
Tapi hanya sedikit, atau mungkin belum ada sama sekali orang yang kalo ditanya apa keinginan or impian kamu dalam hidup ini yang menjawab ‘Aku pengen bahagia’…Bahagia dalam hal apa? Pasti pertanyaan itu yang akan terlontar kembali. Pertanyaan kedua itulah yang pasti tidak akan terjawab atau kalau pun terjawab jawabannya tidak akan pernah memuaskan. Ya, tidak akan pernah memuaskan. Kebahagiaan itu tidak akan pernah bisa kita lihat, tidak akan pernah bisa kita sentuh. Kebahagiaan itu tidak berwujud. Yang ada hanya rasa yang tidak akan bisa di ungkapkan dengan sekelumit kalimat.
Kalo ku perhatikan di sekitar kehidupan ku, banyak orang yang merasa bahagia adalah orang2 yang sudah merasa dirinya sukses. Sukses dalam pekerjaan, sukses dalam pernikahan (or bisa jadi sukses krn sudah bs bagi2 undangan pernikahan..hehehe), sukses karena sudah mendapatkan materi yang mereka impikan sejak lama. Tapi aku menilai kebanyakan orang yang sudah merasa dirinya bahagia itu, malah tidak bisa menundukan kepala mereka atau mendongakan kepala mereka. Yang ku maksud disini adalah mereka ini tidak mau lagi melihat orang lain yang masih mengalami kesusahan dan mereka tidak mau mendongakan kepala mereka untuk berterima kasih kepada DIA atas apa yang sudah mereka dapatkan. Yang ada hanya pandangan lurus kedepan sambil membusungkan dada dan menunjukan kepada orang banyak bahwa ini loh saya…Buat orang2 seperti ini yang ada hanyalah rasa ketidak puasan dan muncul rasa keserakahan untuk mendapatkan yang lebih lagi sehingga mereka tidak merasakan lagi kebahagiaan.
Namun aku lebih senang dengan orang2 yang tidak seberapa dalam hidup mereka, yang masih harus bergelut dengan kehidupan mereka yang mungkin sulit dengan keadaan, namun dengan tulus hati dan penuh kejujuran mereka  bisa berkata ’saya bahagia’. Tak perlu di tanyakan kembali bahagia dalam hal apa? Karena dalam hal seperti itulah mereka bisa menundukan dan mendongakkan kepala mereka, mereka bisa melihat dan tidak menutup mata dengan keadaan mereka. Mereka menyadari bahwa masih banyak orang yang belum seperti mereka. Kebahagiaan itu tidak bisa ditutupi oleh materi dan kesombongan, tetapi kebahagiaan akan muncul dari kerendahan hati dan penyerahan diri kepada DIA dan SANG DIA pun akan memberikan kebahagiaan yang tidak akan ada habisnya. Maka, akan terpenuhilah tujuan hidup orang itu.

Human Ohhh Human

-" Ingat mereka butuh perhatian kita, bukan cemohan dari kita.  Mereka bukan manusia yang tidak berguna atau 'sampah'.  Mereka tetap dapat berprestasi dan berguna untuk manusia lainnya."-
Aku suka banget dengan kutipan kalimat di atas yang aku kutip dari salah satu blog temen ku. Kalo aku baca sekali lagi artinya emang duuualeeem buuaangeet. Selama ini mahluk hidup yang katanya paling mulia di muka bumi ini yaitu Manusia, ternyata masih saling merendahkan satu sama lain, masih saling memojokkan dan bahkan saling menghina. Padahal Tuhan sudah menciptakan kita untuk hidup saling berdampingan, untuk saling menghargai. Aku juga jadi teringat akan pelajaran agama di sekolah dlu bahwa manusia itu diciptakan sebagai gambaran dari wujud Tuhan itu sendiri. Tubuh kita adalah rumah Tuhan yang harus kita rawat dan kita jaga. Kalau tubuh kita ini adalah rumah Tuhan, kenapa juga masih banyak yang namanya saling menghina, mengejek dan merendahkan martabat manusia.
Aku udah sering mendengar bahkan membaca berita tentang keterlambatan bantuan kemanusiaan untuk korban musibah gempa di Sumatera Barat. Itu semua bikin aku miris, kenapa sich untuk bantuan ke sesama warga negara sendiri masih harus terlambat, masih harus di tahan dulu sementara banyak warga yang sudah sangat membutuhkan untuk melanjutkan hidup mereka. Belum lagi aku baca di berita teriakan warga Lapindo yang sudah 2 tahun lebih tidak jelas nasibnya sementara orang yang menyebabkan terjadinya musibah itu malah membicarakan masalah hati nurani disaat dia sedang mencalonkan diri sebagai calon ketua salah satu partai besar.

Sejauh mata dan hati nurani ku memandang, manusia sekarang ini adalah mahluk munafik yang paling hebat di jagad ini. Mereka lebih banyak bicara mengenai kebaikan sementara di belakang itu mereka menginjak injak nasib orang lemah. Aku ga mau hal itu terjadi dalam hidup ku. Tuhan memang Maha Adil, ada saatnya kita harus berbuat kebaikan namun kita gak boleh menjadi snob atau tinggi hati hanya karena kebaikan itu. Buat ku semua manusia yang ada di bumi ini: kulit putih, kulit hitam, laki, wanita, cacat, sakit jiwa dan sebagainya adalah Manusia sempurna yang harus ku  sayangi tanpa perbedaan sekali pun.


- "Manusia tetaplah manusia, walaupun betapa kecilnya mereka" -



Whooaaa... Tuesday benar2 mengajarkan akan sesuatu... :-)

It's Time to Ketawa

GURU VS MURID YANG CREATIVE

Kelas yang tadinya ribut, menjadi sunyi-senyap setelah guru Bahasa Indonesia yg paling ditakuti itu telah masuk ke dalam ruang kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.

Murid2: “Selamat pagi, Bu Guru!”

Bu Guru (dengan suara melengking): “Mengapa blg selamat pagi saja? Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak selamat ya?”

Murid2: “Selamat pagi, siang dan sore, Bu Guru…”

Bu guru: “Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat seperti itu! Katakan saja selamat sejahtera, kan lebih bagus didengar dan penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.”

Murid2: “Selamat sejahtera, Bu Guru!”

Bu Guru: “Sama-sama, duduk! Dengar baik-baik!! Hari ini saya mau menguji kalian semua tentang lawan kata atau antonim kata. Kalau saya sebutkan perkataannya, kamu semua harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya, mengerti?”

Murid2: “Mengerti Bu Guru…”

Guru: Pandai
Murid2: Bodoh

Guru: Tinggi!
Murid2: Rendah!

Guru: Jauh!
Murid2: Dekat!

Guru: Berjaya!
Murid2: Menang!

Guru: Salah itu!
Murid2: Betul ini!

Guru (geram): Bodoh!
Murid2: Pandai!

Guru: Bukan!
Murid2: Ya!

Guru (mulai pusing): Oh Tuhan!
Murid2: Oh Hamba!

Guru: Dengar ini…
Murid2: Dengar itu…

Guru: Diam!!!!!
Murid2: Ribut!!!!!

Guru: Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
Murid2: Ini adalah jawaban, pandai!!!

Guru: Mati aku!
Murid2: Hidup kami!

Guru: Saya rotan baru tau rasa!!
Murid2: Kamu akar lama tak tau rasa!!

Guru: Malas aku ngajar kalian!
Murid2: Rajin kami belajar bu guru…

Guru: Kalian gila semua!!!
Murid2: Kami waras sebagian!!!

Guru: Cukup! Cukup!
Murid2: Kurang! Kurang!

Guru: Sudah! Sudah!
Murid2: Belum! belum!

Guru: Mengapa kamu semua bodoh sekali?
Murid2: Sebab saya seorang pandai!

Guru: Oh! Melawan, ya??!!
Murid2: Oh! Mengalah, tidak??!!

Guru: Kurang ajar!
Murid2: Cukup ajar!

Guru: Habis aku!
Murid2: Kekal Kamu!

Guru (putus asa): O.K. Pelajaran sudah habis!
Murid2: K.O. Pelajaran belum mulai!

Guru: Sudah, bodoh!
Murid2: Belum, pandai!

Hahaha...



ANOTHER JOKE

Ada nenek 85 thn, blom pernah nikah, karna dia udah mau meninggal, dia nelpon si pengukir batu nisan utk datang krmhnya, lalu dia nyuruh mengukirkan kata2 berikut:
LAHIR SEBAGAI PERAWAN, HIDUP JUGA PERAWAN, MENINGGAL PUN MSH PERAWAN.
Tapi pengukir itu membuatnya dalam kata2 yang singkat,...
DIKEMBALIKAN TANPA DIBUKA SEGELNYA.



 STATUS FB PARA HEWAN


Kalo binatang punya facebook, statusnya:
•Anjing Pudel : Nunggu dijemput chayangku mo ke salon neh...
•Kecoak : Baru aja selamat dari injekan maut, yeah!
•Sapi : Huh ! Sebel Aku diraba2 lagi oleh majikanku
•Kucing : "Anak gue yang ke-5 barusan nanya siapa bapaknya.Gue bingung mau jawab apa. Gue sendiri lupa bapaknya siapa?"
•Nyamuk : Ane positif HIV AIDS boooo,salah isep tauuuu....
•Ayam : Teman2...kalo besok gw ga update... berarti gw udah di goreng.... i luv u all....
•Cumi2 : Abis isi ulang tinta nich.
•Babi: gw difitnah nyebarin flu. Sialan!!
•Kambing : jgn keluar rumah friends! Bentar lagi idul adha...

Ada lagi...? hehehe...

Senin, 31 Januari 2011

Oupzzz... This Is My Ribet Day...

Kemarin merupakan salah satu koleksi hari tertegang di hidup ku. Tak ada angin atau pun hujan, aku dibangunkan secara kejut oleh adik ku (Hatta, 20). Jantung ku pun langsung berdegup kencang ketika ku dapati adik ku penuh dengan keringat besar2 memberi tahu ku "Bunda pucat Kak". Astagfirullah... Aku langsung berangkat dr bed ku yg saat itu masih dipenuhi dengan byk kertas2, tumpukan buku, mp3 yg msh asyik bernyanyi, serta laptop yg masih menyala... Tak sempat lg ku lihat chatbox ku... Lgsg ku bergegas pergi ke kamar Bunda. Saat itu pukul 03.00 dini hari. Bunda ku terlihat pucat akibat sudah 6x bolak balik ke kamar kecil. Subhanallah, aku sempat marah pada Bunda, kenapa dia tidak segera membangunkan ku kenapa baru skarang setelah terlihat pucat tak berdaya. Sejenak ku berpikir bahwa mungkin sifat Bunda ku yg satu ini menular penuh kepadaku yaitu "selagi bisa dihandle sendiri, ngapain nyusahin orang byk". Tapi kali ini kan case nya laiinnnn Bundaaaaaa.... Hiiiiii seeebbbeeeellll.....

Tak urung kami semua jd brasa mikul beban berton2... terutama aku, kondisi yg sdg tidak didampingi oleh Ayah yg sdg tugas ke luar kota. Huaaa tiada lain saat itu aku pengen screaaaaaaaaaaaammmmm.... Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa...

Melihat Bunda tersiksa menahan sakitnya... Rasanya aku mau Tuhan mengganti nya utk ku saja... Tak apa... Aku kan manusia Kuat Tuhan, Engkau tau kan??? (Melow lg dah)

Fine, ku putuskan utk menghubungi Papa (Kakak nya Bunda) yg tinggal ga jauh dr rumah... Sesegara mgkn jg ia datang. Dan lgsg menyarankan ku utk secepat mgkn membawa Bunda ke Rumah Sakit Charitas. Telepon dr Ayah pun tidak pernah absen...
Well Ayah, aku tau Ayah kwatir, but please dlm keadaan genting urgent 180 derajat ini, please aku jgn diajak ngomong dlu... Selain sibuk memapah Bunda ke mobil, di dalam nya pada masa itu aku tidak berani melihat muka Bunda. Takut gugup ku jd GTT alias Gugup Tingkat Tinggi.

Mana Tytha(adek bontot ku, 15) makin bikin keringet kakaknya ga kunjung reda dengan nangis2... Fine Tytha... Bantu kakak dooonnnkkkk, bisa dieeemmm kan.... Brasa semua orang pegen ku makan semua dech saat itu.... Bikin ribeeettt.... telpon ayah, tytha nangis, Bundaaa...... haaaaaaaaaaaaaaa.... MasyaAllah... bantu akuuu Ya Allah....

Fine, tiba di Charitas RS, sekitar pukul 04.00 dini hari. Bayangin mimpi apa aku bberpa hari yg lalu bisa masuk, ngeliat suster, dokter, cium aroma rumah sakit, obat-obatan, infus, jarum, oksigen, haaaaaaaaaaaaaaa... ga kuaaatttt....
Untunglah saat itu aku ditemani oleh Kakaknya Bunda... Bunda pun lgsg dilarikan ke ruang UGD... dan lgsg ditanggani oleh Buk Dokter... Ku jelaskan semua kronologi nya... Bunda pun lgsg diberikan pertolongan pertama yaitu Cairan melalui tabung infus... Hiiiii ngeliat jarum, kabbbuurrr... Tak disangka jg Mbak nya Bunda (Mama nya sepupuh ku Leni, 60) jg terkena gejala dan sakit yg sama.... Muncul lah tanda tanya gede  dlm pikiran ku....


????????????????????????????????????? Toeeeennggggg???????????????????????????????

Wah waaaaahhh ada apa gerangan? Hmmmm mulai dech after dokter meriksa Bunda dan diberikan obat, aku lgsg beranjak ke sal sebelah... siap jd wartawati dadakan dgn melayangkan beberapa pertanyaan ke keluarga korban (cie cieee bahasa ku).. ternyata hasil Hipotesa ku MUNGKIN saja mereka KERACUNAN... Based on d'research mereka dari tempat yg sama, dan makan makanan yg sama, gejala nya jg sama, dan sekarang berada di rumah sakit yg sama, cuma sal nya aja yg beda (Ya iyaaalllaaahhh)....
tapi aku jg ga bisa lgsg nge-judge bhwa makanan itu beracun... Buktinya Papa Leni ga kenapa2... Tp mmg agak sedikit pusying...
Haaa rasanya kalau aku punya cara utk tau keadaan orang2 lain yg berada ditempat yg sama dan makan makanan yg sama dengan Bunda dan Mama...Rasanya pengen tau keadaan mereka aja... Atau jangan2 orang2 yg berada di Ruang UGD bersamaan dengan Bunda, semua adalah para konsumer dr tempat yg sma??? hahhaha mikir apa sampean iki tho, Vie?

Well, ini lah keajaiban menulis buat ku. Bisa mengembalikan Mood... Aku inget ketika aku coba membuka laptop ku ini, aku rasanya maaallleeeeesss bgt.... Males buat share.... Tp yaaa yg namanya blogger ya kudu setor cerita donk.... Karena para Vielo nagih terus... Apalagi belakangan ini ada sahabat SMA ku yg skr udah jd Dokter, always update isi blog ku... Keranjingan bgt kyk nya tho Rick?? Oupppsss kok jd ngelantur cerita nyaaa...
Well, skr udah lega liat Bunda udah keliatan darahnya lg.. Maksudnya muka nya udah merah dan ga putih pucat lagi.... Nyawa ku brasa ilang bgt when Dokter nya td bilang klo "knp baru dibawa skr? Ibu nya udh putih bgt"... My Oh Gooooddd, Dokter Pleaaaaseeee... Dont act like that... Bukan nya malah nenangin ehhh malah bikin jantung ku pindah ke belakang... Untung buatan Tuhan,, coba kalo buatan Palembang... Hadeeeeuuhhh....

Skitar pukul 08.00 Bunda baru sadar dari tidurnya... Kita lega bgt.... terutama Tytha... Dia sampe ga lepas pegangin tangan aku melulu... Dikit2 mewek... cengeng bgt sie dek... (kyk aku nggak aja)... Pdahal sesekali ke kamar kecil buat cuci muka dan menghapus airmata yg tertumpah... (tp gengsi krn ga mau keliatan lemah) cause aku tau aku harus kuat, minimal didepan adik2 ku....

Dalam hati ini lirih terucap "Bunda, lekas sembuhh yaaa"


Disaat yg sama pula, 3 anak kecil lucu2 meninggal dunia dan pergi meninggalkan orang2 yg menyanyangi nya...
Cerita itu melengkapi betapa tragis nya hari Minggu kemarin.
Sekitar pukul 4 sore akhirnya Dokter mengijinkan Bunda pulang after menghabiskan 6 botol infuse... Waawwww... 
Ku urus surat2 nya... Ini kali pertama aku ngurusin orang sakit dan sgala sesuatu yg berhubungan dengan rumah sakit seorang diri... Nulis data sendiri, nebus obat sendiri, beli makan sendiri, dan yg lainnya. Kemana Adik2 ku.... Mereka bersama Bunda. Kami harus bagi tugas. Harus saling gotong royong. Harus kompak. Dan yg paling penting Harus saling menguatkan. 
Dan Ayaahh??? Ayah jgn kwatir... Ini pembuktian bahwa anak2 mu sudah besar, sudah bisa diandalkan... Sudah bisa saling berdamai dengan keadaan tanpa Ayah disini. Sedikit pengakuan Ayah... td kakak rasanya pengen bgt nelen Ayah... Hahahhaa... maaf maaf... bukan karena apa... tp bunyi telpon Ayah ga berenti2 pdhl Kak lg galau gilaaaa....

Maafkan Kakak td sempat ngomong keras dan nyuruh Ayah tutup telpon ya??? Kak ga ada maksud... Semoga Ayah baca ini... :-) I Love You Ayah... MMuuuaaahhh... Bagi duit doonkk.... hehehhee ga dink becanda... ehhh serius dink... ehhh becanda dinkk... ehhh seriusss... hehehehe... Ga Yah becanda... Kalo AYah mau ngasih ya Alhamdlillah... Kalo ga yaaa..... Jangaaann.... hahahhaha PEACE... LOve you...

Td aku ga masuk kantor, ga ngajar, dan blm jg nyelesain kerjaan ku yg lain yg DEADLINE... halaahhh... Belah aja dah badan ku skr.....
Gimana ini My Oh God.... Aku mau ngurusin Bunda dl... Td pagi2 jg melek mata udah ke pasar buat beli daging... Busyeeettttt maahaaal amat hrga daging sekarang... 1kg nya 85reben.... ampyuuunnn DJ.....
Plannya buat bikin sop daging.... Kan enak tuch Bunda makan pake bubur sop daging... Hmmm pinter kan??
Trus td jg sempet beli singkong... Tiba2 inget AL yg doyan makan singkong.... Dia singkong holic kyknya... hahhaa... Entah kenapa aku sdh jatuh cinta sekali dengan ponakan sepupuh ku yg satu ini. Selain lucu dia jg pinter. Hari gini jg udah sekolah. Udah bisa ngucap "Assalamualaikum", bisa doa Ayah Ibu, dan bisa nyanyi. Satu lagi AL udah bisa pegang pensil dan bikin garis2... Hiiii lucu nyaaa.... Ga salah dech jd ponakan ku, mewarisi kepintaran Aunty nya buanget... :-p

Well, alhasil td beli singkong jg buat digoreng tepung dan dikrim ke AL... :-)
Sampe dirumah, aku udah kedatangan keluarga2 ku buat besuk Bunda... Haa untunglah ada mereka, jd Bunda ada temennya sembari ku tinggali buat masak. Taaarrraaaa... Tolong dibantu yaa... Sim Salabim jd apa Prok3... Kaarba arba...jd lah BUBUR DAGING CINCANG plus.. SOP DAGING BENING ala Chef Vie... hahhaha Gila.com
Syukurlah Bunda makan dengan lahap walau kudu disuapin... (kesempatan dpt service plus2 dr anaknya) :-)


Sekarang, aku sedang sibuk ditemani tumpukan kertas ursan kerjaan... ternyata jd guru di sebuah sekolah negeri di Palembang dan dibarengi jd creative di salah satu majalah Ibu Kota ga se-mudah yg ku pikir. Itulah kenapa Ayah berulang kali kemarin2 mengingat ,ku... "Mbok dipikir dl, pulang pergi PLG-JKT-PLG, msti ngurusin tulisan, dan belum lg kudu ngajar, apa ndak capek dan ribet?". Saat itu dengan gagah ku jawab pertanyaan Ayah.. "Take a chill pill Ayah, serahin semuanya sama Kakak... Ayah tau ini apa? (sambil nunjukin jari kelingking)" Trus kata Ayah "Apa?" sambil heran melihat ku kasih tunjuk jari terakhir. "artinya Ayah... KECIL, semuanya KECIL"... Sombong nyaaa....
But sekarang seolah kata2 yg ku gadang2 kan 1 bulan terakhir ini bak ku telan sendiri... Kerjaan sebarek yg ku bilang kecil srasa jd BOMBWAKTU yg siap meledak kapan pun skr utk ku.... haaaaaa sampe sejauh mana aku bertahan....
Satu sisi, jd creative adalah keinginan ku bgt... Gilaaa ajaaa... bisa keterima di sebuah majalah bergengsi di Ibu Kota masa ku SKIP begitu aja... dan kali ini Ayah harus setuju... Sumpehh ini kali pertama Ayah memberikan ijin utk ku berkiprah di Ibu Kota. Sempat training di BSM awal Januari lalu di Jkt pun kmrin jd mentaalll gara2 Ayah menyuruh ku pulang dan ga nerima penempatan di sana. Tp kli ini sblm ku tnya dan ku minta ijin nya, Ayah lgsg setuju... Mgkn karena sadar klo usia anak nya udh 22 kali ya? Mgkn jg sdh sadar kamera klo anak nya punya mimpi ingin mengukir karir setingggiiiiii mgkn, dan ga stuck pulang pergi jd Ibu Guru doank... 
Ngajar jg menjanjikan, maka dari itu aku jg keukeh mempertahankan pekerjaan ku yg sdh ku geluti hampir 5 tahun belakangan ini. Jd guru dan bisa berbagi ilmu dengan anak2 sdh menjadi kebutuhan dan gaya hidup ku bgt....
Tp jd creative jg ga bisa ku tinggalkan... at least for that moment... Jd writer adalah mimpi ku bgt... beside berkiprah dibidang broadcast.... Skr jg lg belajar dikit2 dengan para rekan kerja dikantor baru buat jd broadcaster yg handal... ga msti buru2 dan muluk2 jg sie...
Skr lg enjoy2 nya dgn jd creative aja dan Ibu Guru yg manis...




Well, kmrin jg aku dpt sms dr DIA yg dl sempat mengisi hati ini... dia mengatakan kalo dia baru membaca blog ku... terisak dan meminta maaf...



Entah apa yg sepantasnya harus aku katakan kepadanya... Aku jg tidak berminat utk membahasnya.. Karena buat ku cerita kami sdh usai sebagai sepasang kekasih... So buat apa dibuka lg dengan memberikan tanggapan mengenai sms nya...

Tp kini aku akan menanggapinya.... tanpa dendam, tanpa duka... ku katakan...
Alhamdulillah dia telah sadar bahwa begitu byk yg sdah dia torehkan dihati ku...
Sedih, susah, Tawa dan suka... semua ada... 


Aku tidak pernah mempermasalahkan apabila one day dia membenci ku, atau mgkn menhujatku (mengingat kata2 terakhir yg sempat terekam rapi dlm file otak ku ("Vie senang skli main2 dikehidupan kel saya")
Sekali lagi aku tidak akan menggali lubang luka dihatiku lg... Tp bukan berarti aku lupa... terkadang kata2 itu bak magic yg  muncul tiba2 di dinding, dijam tangan ku, dicokelat, dan dimana-mana... Tp aku percaya bhwa one day dia akan sadar bhw dia telah menorehkan byk rasa dihatiku ini include mengenal kan luka dihati ini dengan berkata begitu... Dia tidak tau rasanya "dari orang lain diangkat jd orang sendiri dan dibuang jd orang lain lagi dengan kata2nya itu" Tp alhamdulillah moment itu sdh ku tinggalkan.. dan telah ku ikhlas kan... Aku hny bs tersenyum apabila ingat itu. Semog juga tidak ada bahasan lagi ttg ini. AMIN. Sudah TUTUP.


Itulah mengapa sering ku katakn klo aku tidak pernah akan ambil pusing apabila dia berpikrian jelek ttg ku suatu saat... Karena aku tau Tuhan Maha Adil, dan Tuhan Tidak Tidur... DIA tahu apa yg sudah ku lakukan selama masih menjabat sebagai "kekasih" nya. Allah tahu apa niat ku utk nya... sbrapa ikhlas sdh rela ku berikan...


Benar apa yg dikatakan oleh penulis dr sebuah buku yg pernah ku baca di Gramedia Blok M awal Januari lalu... "Kebenaran akan terungkap pada masa nya". Skr mgkn secercah kebenaran dr Tuhan sdh menyentuh hatinya... Akhirnya mgkn tanpa sengaja blog ini memberikan dia sdikit jalan utk tau ttg isi hati ku dan apa yg ku rasa selama ini. Seperti kutipan dr Khalil Gibran yg mengatakan "Tangan Tuhan akan lembut menyentuh hati kita" dan mgkn itu terjadi dengan nya sekarang. Sungguh aku tidak pernah meminta dia utk meminta maaf atau memohon ampun... Hanya cukup dia sadar, dia tau, dia melihat dan mendengar saja itu sudah cukup buat ku. Terima kasih Tuhan, Engkau sudah memberikan Jalan kebenaran terbuka sekarang... Bhawa dr awal aku sma skli tidak ada niatan utk bermain2 dlm kehidupan nya... Demi Allah...

yang sudah terjadi ya sudah laaahh... Usah dikenang lagi... 



Sekarang yg bisa dilakukan hanya tersenyum manis ke hariba'an Mu Ya Robb.... Terima Kasih...

Engkau sdh menyadarkan nya.... dan InsyaAllah dia sadar dan bisa menarik kembali kata2 nya yg sdh ku maafkan kan sejak lama itu. :-)


Walau sempat seperti apa dlu ttg KAMI, tp kini jujur hanya ingin KEDAMAIAN saja. 
Tuhan Maha Adil...
Tuhan akan memberikan seseorang yg baik utk yg baik...

Dan Aku hanya ingin tetap berhubungan baik dengan nya... Ingin tetap bersahabat... Mgkn bisa sebagai sosok pemimpin dlm suatu pertemanan... :-) InsyaAllah...


Dengan ikhlas dan lapang dada ku terima niat nya apabila dia masih mau berhubungan baik dengan ku...
Sekarang bagaimana aku duluan yg menyodorkan Tangan Persahabatan...
Nama ku Novita Sari, bisa dipanggil Vie. 
Mau kah kamu Berteman dengan Ku? :-)

 

InsyaAllah bila tak ada aral melintang, bila pekerjaan ku jg sdh tak lg jd penghalang hati ini, dan bila mental jg telah tersetel dengan baik... Aku siap bertemu dengan mu...
Mudah2an itu awal yg baik utk menyambung tali silahturahmi....
 AMIN YA ROBB...






Well done, tulisan hari ini cukup gado2 ya??? Cerita Bunda, kerjaan, Ponakan, smpe X pacar yg msh tersimpan baik dihati ini....


Aku hny ingin tetap semuanya baik dan bahkan jd lebih baik Ya Allah...
Pelihara lah hatiku...
Semoga jg aku bisa memberanikan diri utk menatap mata lelaki lagi....


Tp mgkn tidak utk skrg kli yaaa.... hehhehee... PLIN PLAN.COM
skrg Pacar ku adalah pekerjaan ku.... Bikin ribet, pusing, tp menyenangkan dan berpengalaman (bukankah itu esensi dr makna pacaran ku slm ini?) hahhahaa kaciaaan bgt.....


Ok VieLo... smpe ktmu dgn crita ribet slnjutnya yaaa....
Oh iya... skr aku jd warga Palembang dan Jakarte cingg.... (bangga ada gunannya ga sie)??? hahahahaha...


SEMANGAAAAAAATTTTTTTTTTTTTT.... :-)

Minggu, 30 Januari 2011

Mencoba Untuk Mengenang

Dari kemaren timbul pertanyaan di benak ku...ada rasa kangen gak sich dengan dia yg pernah ada hubungan special dengan ku? Jujur aja, di saat ku lagi menikmati kesendirian ku dan fokus dengan semua kerjaan dan kegiatan ku ternyata rasa KANGEN ku ke diaaa selaluuu aja ada di otak. Aku berusaha untuk tidak mengungkapkan rasa rindu itu ke dia, karena toh buat apa? Malah nantinya membuat ku semakin tidak tenang.

Sekarang aku  malah mempertanyakan ada gak sich rasa rindu ke aku dari dia? Aku tidak mengharapkan apa yang sudah berlalu untuk kembali lagi namun aku hanya ingin di beri kesempatan untuk memperbaiki kesalahan aku sekaligus melanjutkan kembali apa yang sudah kita jalanin. Tidak ada maksud aku untuk menyakiti nya namun aku kadang memang sulit untuk di mengerti.

Ternyata menikmati kesendirian ku saat ini sungguh sulit, tidak seperti dulu di mana aku bisa menikmati hidup aku tanpa di usik orang lain. Aku mau jalan2 sendiri ke mall, nonton di bioskop sendiri, nongkrong di cafe sembari baca buku, iseng flirting dgn org yg aku suka gak masalah. Tapi itu dulu. Sekarang, dunia dan masa aku sudah berubah. Sudah terlalu banyak orang orang yang sudah singgah di hati ku dan gak mungkin aku lupain begitu aja. Semuanya sangat berkesan buat ku. Hanya satu yang saat ini ku butuhkan untuk melupakan rasa kangen ku ke dia: TIDUR!!!

Jumat, 28 Januari 2011

Bersyukur lah Kamu...

Kenapa hidup kita dipenuhi dengan keluhan. Mengeluh ketika pekerjaan banyak, mengeluh pula ketika tak ada kerjaan. Kamu duduk berdampingan dengan ku, tapi sekalipun kita tak pernah berdampingan dalam pemikiran. Tanyalah kalau kamu merasa butuh bantuan, bukan membicarakan di belakang ku. Kalau kamu ingin ku gantikan, silakan saja. Apa salahnya bertanya jangan sekedar menggunakan kata-kata di belakang ku, gak sopan.

Ketika kamu memegang banyak program, seharusnya kamu bersyukur karena kamu dipercaya oleh orang lain. Entah dipercaya karena kemampuan kamu atau karena pergaulan kamu. Mendapatkan banyak program bukankah berarti kamu memiliki banyak karya? Jangan setiap hari harus mengeluh dan mengeluh.

Aku tidak tahu apa yang ada di pikiran kamu, karena kamu tidak sehati. Aku juga tidak tau apa tujuan kamu bekerja? mencari prestige, ingin terkenal atau apa? 

Dulu ketika pekerjaan aku banyak, hanya mengerjakan seorang diri, apakah kamu pernah bertanya untuk membantu ku? Apakah aku pernah iri dengan keberuntungan kamu. Gak pernah kan?

Saat ini, aku kembali berada di kondisi tanpa kesibukan. Ke kantor hanya internetan dan mencari referensi, tapi kenapa kamu terus menerus mengeluh? Gak pantaslah mengeluh, kamu sudah besar.

Kalau tidak iklas mengerjakan pekerjaan, lepaskan saja. Dengan begitu, gak perlu menyakiti hati orang lain,  gak menikam orang dari belakang, dan gak perlu ngomongin orang di belakangnya. Kalau kamu gak menderita, orang lainpun gak akan menderita karena kamu.

Aku kadang iri dengan kamu, tapi kadang aku pun bersyukur. Aku iri karena mungkin saja selama ini aku terlupakan. Aku bersyukur karena dengan kesempatan ini aku bisa melakukan banyak hal lain selain melakukan pekerjaan yang sama. Aku bersyukur memiliki banyak waktu untuk melihat dunia lain.

Itu lah curahan hati sahabat ku utk teman satu kantor nya. (Laura and I at Epicentrum Plaza)

Rabu, 26 Januari 2011

Kutipan Sahabat

Alkemis itu mengambil buku yang dibawa seseorang dalam karavan. Membuka-buka halamannya, dia menemukan sebuah kisah tentang Narcissus.

Alkemis itu sudah tahu legenda Narcissus, seorang muda yang setiap hari berlutut di dekat sebuah danau untuk mengagumi keindahannya sendiri. Ia begitu terpesona oleh dirinya hingga suatu pagi, ia jatuh ke dalam danau itu dan tenggelam. Di titik tempat jatuh itu, tumbuh sekuntum bunga, yang dinamakan narcissus.

Tapi bukan dengan itu pengarang mengakhiri ceritanya.

Dia menyatakan bahwa ketika Narcissus mati, dewi-dewi hutan muncul dan mendapati danau tadi, yang semula berupa air segar, telah berubah menjadi air mata yang asin.

“Mengapa engkau menangis ?” tanya dewi-dewi tu.

“Aku menangisi Narcissus,” jawab danau

“oh, tak heranlah jika kau menangisi Narcissus ,” kata mereka, “sebab walaupun kami selalu mencari dia di hutan, hanya kau saja yang dapat mengaggumi keindahannya dari dekat. “

“Tapi ......... indahkah Narcissus ?” tanya danau

“ Siapa yang lebih mengetahuinya daripada engkau ?” dewi-dewi bertanya heran. “Di dekatmulah ia tiap hari berlutut mengagumi dirinya !”

Danau terdiam beberapa saat. Akhirnya, ia berkata : “Aku menangisi Narcissus, tapi tak pernah ku perhatikan bahwa Narcissus itu indah. Aku menangis karena, setiap ia berlutut di dekat tepianku, aku bisa melihat di kedalaman matanya, pantulan keindahanku sendiri.”

“Kisah yang sungguh memikat, “ pikir sang alkemis.


diambil dari prolog buku The alchemist (Paolo Coelho)

Jumat, 14 Januari 2011

What a wise Friday Dibuat Nya (My Boss)

Benar-benar aku dibikin terperangah setelah mendengar nasehat yg diberikan oleh Boss ku dikantor. Aku benar2di buat takjub bak dapat harta karun yang berupa kata2 emas nan berisi. Cerita nya berawal dari aku maen ke ruangan Kepala Sekolah ku yg bersebrangan dgn ruangan kami para guru. Setelah itu tanpa sengaja Boss mengajak ku berbincang-bincang ringan... Berawal dari bercerita ttg masa lalu dan nostalgila nya dahulu (nostalgia.red) sampai akhirnya aku pun tak urung bercurhat ria dgn nawaitu ingin berbagi pengalaman dan mencari pencerahan dr org yg berpengalaman.
Sunggguh aku bisa garansi beliau tidak tau asal muasal cerita ku seperti dan sedetail apa... Tp setidaknya aku hanya ingin tau pandangan dr kaca mata beliau saja. Kaca mata dari seorang Boss, Sahabat, sekaligus Ibunda... Yaa... Finally aku baru menemukan sosok seorang Ibu di kantor ini. Dia lah Kepala Sekolah ku, atasan ku.
Tanpa canggung aku menceritakan keluh kesah ku kepadanya tentang kesiapan ku msh belum setel mental utk bertemu dgn mantan ku. Sungguh hati ini ingin sekali bertemu tapi belum ada kesanggupan lahir dan batin saja. Disaat yg sama pula ku beritahu pada nya bahwa aku masih menginginkan hubungan yg baik dapat terjalin satu sama lain.
Namun yang membuat ku gundah hanyalah belakangan ini ku lihat tulisan aneh pernah terposting dr salah satu situs jejaring sosial nya... Waallahi aku tidak tau siapa yg dia maksud dan tulisan itu utk siapa... Tp hati berkata itu MUNGKIN saja utk ku....
Kau tau sahabat,  'Ibunda' baru ku berpendapat apa???
"Jangalah kita suka menghakimi diri kita sendiri dgn menyiksa hati utk berandai-andai dgn pikiran negatif... "Mungkin saja itu utk ku, mgkn sja dia membenci ku, mgkn saja dia mmg jahat kepada ku"

'Whatever' mgkn itu lah sikap yg terbaik yg bisa diambil.

Yang harus dilakukan skr adalah kita tetap menjaga hubungan dan silahrturahmi yg baik... karena mengingat bahwa pada kodrat nya kita adalah makhluk sosial yg tidak bisa bergerak sendiri dan membutuhkan bantuan orang lain. Mana tau nanti aku terjebak ditengah jalan dan bertemu dgn nya.... (Aku hnya mengangguk).
Kemudian "bagaimana kalo kita saja yg mau berpikran positif dan hnya kita saja yg mau berhubungan baik. Bagaimana bila dia hny memandang sisi negatif dr kita?" tanya ku.  Yang dia katakan adalah "kita harus mengklarifikasinya bukan dengan cara memberikan pembelaan utk diri kita tapi dengan cara tetap besikap baik, ramah dan hangat, Tuhan Maha Adil, pasti dia suatu saat akan sadar kalo selama ini sdh berperasangka buruk dgn kita" (Sekali lagi aku hanya mengangguk). Aku benar2 kehilangan bahan dan perbendaharaan kata setelah itu, yg bisa dilakukan hanya mengangguk karena proses dari kata2 yg diucapkan nya acap kali meresap ke hati dan mengalir ke pikiran... ternyata memang benar. Aku benar2 mendapat pencerahan utk menatap balik Mantan Pacar yg masih amat ku sayangi itu.
Satu lagi nasehat yg ku rasa sangat membangun jiwa ini... Beliau membenarkan apa yg diajarkan oleh agama kita yaitu "tidak ada kamu pacaran" yg ada hanyalah "ta'aruf"... Ada baiknya kita berteman dengan banyak orang... INGAT hanya berteman... Karena dengan begitu kita tidak mengikat dan terikat oleh dan atas siapapun. Kita bebas bergaul dgn siapa saja begitu pula dengan calon teman kita itu. Lalu ku tanya kembali dengan Boss ku, wanita paruh baya yg seumuran dengan Bunda ku dirumah, "bagaimana kejelasan hubungan aku dan teman ku kelak( insyaAllah) bila kami tidak membuat komitmen apa pun selain berteman.. Lalu sampai kapan dan bagaimana ujungnya?" Kemudian dia dengan bijak menjawab pertanyaan polos ku ini... "after kita tau dia lah yg kita inginkan dan dia jg mempunyai niat yg sama, ada baiknya salah satu diantara kita berbicara 4 mata dengan baik dan bijak. Ajak dia berbincang mengenai kejelasan hubungan kalian, Ingatkan dia bahwa kalian sudah berteman lama dan masing2 sudah tau sikap dan watak. Tanya bagaimana pendapat nya tentang AKU, KAMU bila menjadi KITA, lihat reaksi nya. Bila IYA, kalian baru membentuk sikap serius yaitu menampaki jalan yg serius means ta'aruf dan bukan pakai istilah pacaran yg rata2 spending times aja...
Waaawwww... hatiku benar2 tenang skr.... Kini aku sadar kalo aku termasuk yg mesti ditanamkan nasehat dan input2 yg bijak agar bisa membuka mata lebih lebar dan membuka hati lebih terang...
Terima kasih Ibu, Aku akan memberanikan diri utk bertemu dgn nya...
Semoga sesuai dgn apa yg Ibu katakan...
Dan semoga bila diberikan kesempatan oleh-NYA... Kami bisa bertemu dan bisa duduk dgn bahasa yg bagus. AMIN Ya Robb... :-)

Selasa, 11 Januari 2011

Our Ann and Our End

Hari ini adalah hari yg sdh ku tggu dr sejak 2 mggu yg lalu dan bhkan sdh ku tggu bbrp bulan yg lalu… Harapan awal, kita bs spending times together dg kue tart kecil bertahta lilin angka 1… yg bermakna 1 tahun usia hubungan kita sdh berjalan. Satu tahun Kamu sdh menemani ku dan aku sdh bersama kamu dihari2 mu. 365 hari ke belakang mgkn sdh byk yg sdh kita lalui… Susah, berantem, ribut2 kecil, senang, tangis, duka maupun suka sdh mewarnai hari2 kita dan menemani kita slm ini.
Subuh ini sdh memberikan pencerahan baru buat ku. Bahwa apa yg sdh terjadi ya sudah lah… srperti single yg didendangkan oleh Bondan Prakoso and fade 2 black. Subuh ini jg sdh mberikan ilham baru buat ku dan ku hrs mengurungkan niat ku utk bertemu dan duduk bersma. Bukan lantaran aku tdk mau bertemu dan bercakap… tp lbh ke perasaan dlm rangka mengobati luka. Karena aku tau jika aku ketemu lg dengan mu maka aku akan kembali ke titik NOL sprti pd keadaan dn kondisi aku dtggalkan 26 Desember 2010 silam. Aku tdk mau kembali ke titik itu.
Maka sudah ku putuskan dengan menimbang baik buruk nya… dengan menimbang faedah dan mudarat nya…. Aku mundur dr perjuangan ini.
Sungguh ini ku tulis dengan linangan dan tumpahan airmata yg membahana...
Dari awal membina hubungan ini, sudah terbayang dan terpikirkan akan adanya hari itu...
Hari dimana kita duduk bersama dan berbicara mengenai akhir dari cerita ini...
Harapan awal adalah bahwa semua yg dimulai dengan cara yang baik maka akan berakhir dengan cara dan hasil yg baik pula.. Amin.
Aku percaya kita masing-masing sudah dewasa dan matang dalam berpikir..

Sungguh ini adalah keputusan yg sulit utk diputuskan...
Tapi it must.
Pilihan nya ada dua...
JALAN DITEMPAT atau LANGKAH TEGAP MAJU...
Lepas landas...
Dua duanya sama2 sulit utk dijalani.. terlebih lagi utk ku
Tapi kali kini alangkah lebih bijak nya klo aku menggunakan akal sehat kita 
untuk memandang kedepan dengan tatapan serius...
Karna ini perlu...
Cukup lah kemarin kita terlalu santai menyikapi masalah ini...
Terutama aku...
Aku tidak pernah berpikir sampai sejauh ini...
Tp kejadian demi kejadian telah menyadarkan aku...
Benar apa yg telah dipaparkan oleh saudara sepupuhku…
Bahwasanya kali ini kepala ku sudah benar2 dibenturkan Tuhan ke dinding keras-keras...
Mesti nya aku sadar bahwa aku telah kelewat batas...
Terlalu santai dan manja selama ini...
Tak ada istilah mentang-mentang kali ini…
Mentang-mentang diijinin Tuhan bertemu terus, mentang-mentang diberi ijin untuk bersama...
Lantas lupa bahwa kami berada dikoridor yg tak semestinya kami masuki...

Jadi sekarang, aku tidak mempunyai keberanian untuk menantang balik Tuhan,
Dengan terus berada dan bertahan dilahan yg tak semestinya aku datangi...
Aku atau Kamu harus membuat pilihan ini...
Bahkan KITA...

Sungguh ini adalah keputusan yg amat berat tp mesti diambil...
Aku hanya mau semua berakhir dengan indah tanpa ada pihak yg tersakiti...
Sekali pun itu AKU atau KAMU...
Tapi normal, bila aku merasa bahwa ini terasa sangat tidak adil...
Mengapa aku harus kehilangan untuk yg kesekian kali nya...??

Tp InsyaAllah aku ikhlas atas apa yg akan terjadi kelak..
Sekali pun dirimu harus meninggalkan aku dan kembali ke keluarga mu...
Aku ikhlas…
Aku juga bingung, kemana aku selama ini???
Aku hanya berpikir tentang kita, kita dan kita...
tanpa pernah mau melihat bahwa kita tidak hidup sendirian..
Banyak sekali yang mungkin telah kita rugikan...
termasuk diri kita sendiri masing-masing...
Tapi aku tidak akan pernah menyesal atas apa yg telah terjadi selama ini..
Aku amat sangat berbahagia dan bersyukur, bahwa di tahun 2010 ini aku sudah banyak dikenalkan dengan berbagai macam pengalaman...
2010 yang berharga...
Dimana aku bertemu dengan sosok Pria yg tidak pernah terbayangkan bisa menjalin kasih dengannya...bisa dicintai dan saling mengasihi...
2010 yang bernilai...
Dimana aku diberi kesempatan untuk mencicipi berbagai macam pengalaman hidup bersama dengannya... Susah, senang, duka maupun suka...
2010 yang tak pernah terlupakan...
Dimana setiap waktu, setiap hari dan saat aku selalu memimpikan nya...
tak pernah terbesit untuk bersama orang lain…
Yang ada hanya KAMU...
Kamu dimataku.. Kamu disisiku.. Kamu dihidupku..
2010 yang sulit...
Dimana aku harus berperang melawan rasa takut, rasa bersalah, rasa cemas, rasa gugup setiap hari...
Dimana aku harus berjibaku untuk melawan itu semua...
Dimana aku harus membuat big deal untuk hidup ku... 
That's what my future is all about...
and also for US...
Tentunya aku akan mendengarkan pendapat mu terlebih dahulu tentang bagaimana pandangan dan sikap mu tentang memandang masa depan hubungan kita...
Tentunya pula engkau harus mendengarkan ku juga...
Aku yakin kita bisa untuk duduk bersama, membahas nya dengan bijak tanpa mengenyampingkan org2 yg terlibat... karena mengingat kita banyak dikelilingi orang2 yg menyanyangi kita...
Harapan nya tetap bahwa semua yg diawali dengan senyum yg manis akan berakhir dengan senyum yg manis pula...
Aku akan belajar utk itu...
Aku akan belajar senyum dan menatap masa depan serta menerima kenyataan bahwa cinta tak selama nya memiliki..
Kini aku percaya dengan quote itu...

Aku bukan pergi utk meninggalkan mu...
tapi hanya terlepas dari mu..
Bukan untuk menyakiti tapi untuk memberi arti...
Bahwa dua insan yg saling mencintai... tak selama nya memiliki...
Sakit pasti akan terasa.. terlebih aku,,,
Bukan kah dirimu tau aku bukan???
Aku sangat menyayangi mu dan siap mencintai mu sepenuh hati ku...
Tapi tidak dengan keadaan yg seperti ini lagi,,,
Aku akan mencintai mu dibelakang layar saja...
Karena kalau terus memaksakan kehendak berdiri didepan dan melawan kenyataan,
Jujur semangat ku sudah habis untuk itu...
Sudah habis dan tak ada sisanya lagi...
Bukan kehilangan gairah... tp sudah kehilangan tenaga...
Karena sudah sangat jelas terlihat bahwa semakin kabur masa depan yg terbentang diluar sana utk menggambarkan KITA...

Aku tidak yakin bahwa apakah aku bisa bertahan tanpa mu...
Sebenarnya juga ini adalah pertanyaan ku sebelum2 nya.. Jauh sebelumnya.. dan itulah mengapa aku takut utk memulai mengambil keputusan.
Mungkin memang sebaiknya aku harus dimulai…
Harus didahului…
Karena mungkin bila tidak , aku akan selalu berada dalam kekaburan yg lama.

Tapi kini aku akan mencoba...
Sekali pun itu harus dilewati dengan airmata kesedihan yg terus menerus..
Tapi lebih baik sekarang daripada menanggung sakit untuk kedepannya...
Aku sudah menentukan pilihanya...
Pilihan yg sudah diambil matang2, dengan menimbang baik buruknya...
Pilihan yg tidak diambil untuk kepentingan pribadi tp untuk kepentingan bersama...
Pilihan yg tidak diambil dengan emosi tp dengan hasil dari pemikiran yg dalam...

Berulang kali aku mengutarakan bahwa aku benci keputusan ini...
Tp memang harus dilewati..

Janji ku kemarin untuk tidak akan melepas kan tangan mu sekali pun itu kau yg minta... (kau masih ingat kan?)
Bagaimana kalau aku yg minta...

Sudikah dirimu melepaskan tangan ku?
Bolehkah aku melepaskan tangan mu?
Baikah kita melepaskan diri kita masing2 dan kembali menata kehidupan kearah yg lebih baik?
Beruntung dirimu memiliki keluarga yg begitu peduli dan hangat kepada mu...
Jadi dirimu bisa kembali merajut hubungan kalian yg semula retak menjadi lebih baik..
Aku doakan dan telah ku ikhlas kan...
Sedangkan aku???
Pernah dirimu menyisakan waktu sejenak untuk memikirkan tentang kehidupan macam apa yg akan aku lalui tanpa mu...
Pernah ku katakan bahwa dirimu lah sumber kekuatan ku...
Bagaimana aku bisa kuat kalau sumber sudah tidak ada lagi?
Pernah dirimu memikirkan itu????
Tapi aku tetaplah aku...
Setiap orang pasti memiliki cara untuk bertahan hidup..
Begitu pula dengan ku...
Aku akan menata kembali hatiku...
Mungkin akan lebih berkonsentrasi untuk masa depan hidupku dulu..
Dimulai dengan membahagiakan keluarga ku terlebih dahulu...
sesudah itu... Baru mungkin AKU...
Kuharap kita bisa tetap berhubungan baik.. walau tak seindah dulu...
I love you, I do…


                                                                                                            With Love,
                                                                                                            Vie…

Sabtu, 08 Januari 2011

What Do I Do?

Semalam sebelum tidur aku iseng buka buka lagi kalender meja 2010. Aku buka ulang mulai dari January sampai December. Sambil tersenyum aku mengingat ingat semua peristiwa yang sudah aku alami selama 12 bulan ini. Mulai dari peristiwa bahagia karena mulai menemukan cinta, seneng karena dapat kenalan baru, bangga karena aku mulai terjun untuk berorganisasi sekaligus peristiwa menyedihkan putus dari pacar atau di kecewakan oleh teman dan pasangan sendiri.

Tapi aku tetap bersyukur aku masih bisa survive sepanjang tahun ini. Memang banyak yang belum tercapai dalam tahun kemaren, tapi aku tetap penuh harap dan yakin suatu saat apa yang belum terwujud saat ini akan terwujud di tahun baru. Aku gak mau bikin resolusi yang muluk untuk tahun ini...Aku cuman ingin dikasih kesempatan untuk lebih baik lagi di 2011.

Tahun 2011 udah benar2 udah masuk didepan mata dan siap siap buat menoreh lagi di lembaran baru..

Jumat, 07 Januari 2011

Ya Ya dan Blahhh Blaaahhhh Blaaahhh

Haallaaaaahhh....makan ati dah aku hari ini..seharian di kantor gak enak banget suasananya...pengen banget ku jepret tuch mulut mulut yang tidak terdidik....I know today is closing day but please dech...be manner...gaya boleh eksekutif muda tapi koq mulutnya udah kayak gembel di perempatan Pasar Senen...gak ceweq gak cowoq sama aja...
It's so STUPID say to us are STUPID because you didin't realize that you are more STUPID than us... !!!!