About me?

Foto saya
I'm humble and friendly
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Maret 2012

Cerita di kala Siomay ke Perut

Di postingan kali ini aku mau ngebahas sedikit pekerjaan si Tante yang berpenghasilan 200 milyar per bulan (kalau niat korupsi). Sayangnya, beliau suka lebih takut sama Tuhan, daripada takut anaknya besok ga bisa beli tas hermes..

Ya gitu déh, si Tante suka ngajarin ku, kalau gaji itu datangnya dari bos, sedangkan rezeki datangnya dari Tuhan. Gaji boleh 2 juta per bulan, tapi yang namanya rezeki bisa 2 milyar per hari. Makanya banyak manusia yang gajinya lebih kecil dari presiden Indonesia, tapi bahagianya ngelebihin presiden Mogadisu.

Ya begitulah kehidupan ku sama si Tante, kadang suka kesel kalau beliau udah nyuruh kawin melulu, tapi teteup ngerasa seneng banget kalau dijajanin makan siang sepiring siomay yang sebenernya bisa ku beli pake uang sendiri.






Tapi, di balik sepiring siomay yang cuma tujuh ribu perak, si Tante selalu punya tujuh juta cerita yang nyaingin komik detektif Conan yang cuma Tuhan yang tau kapan tamatnya T.T

Si Tante kali ini cerita tentang pekerjaannya sebagai PNS yang harus menilai kebersihan salah satu kelurahan yang sedang ditinjaunya.

Sebut saja keluarahan Mawar (bukan kelurahan sebenarnya, red), terletak di pinggiran Bogor. Bisa dibilang, kelurahan ini terletak di kawasan Bogor coret tujuh belas kali. Jauh di pedalaman, namun kaya akan sumber daya alam.

Agar terjaga kejujuran daripada kebersihan dari kelurahan tersebut, si Tante melakukan inspeksi ala KPK yang kawin silang sama jelangkung alias mendadak-datang-tak-diundang-pulang-tak-diantar.

Maklum, kata si Tante kalau dikasih tau dari awal mau ada inspeksi kebersihan dari pemerintah pusat, tuh kelurahan suka udah siap-siap dari jauh hari gitu. Terus, tuh lingkungan kelurahan cuma bakal bersih pas ada tim pemerintah pusat datang menilai aja?
Untuk memperdalam laporan yang ada, si Tante melakukan wawancara dengan seorang ibu yang tinggal di kelurahan Mawar (bukan kelurahan sebeneranya, red) yang tidak memiliki saluran pembuangan yang baik, sehingga di pojokan rumahnya selalu terlihat lalat berkerumun T.T

Si Tante (T): "Jadi, kalau ada sampah ibu buang ke mana?"
Ibu kelurahan Mawar (I): "Ya ke belakang aja Bu…"
T: "Ke belakang? Ke mana Bu?"
I: "Ke kali atuh Bu, enak buang sampah ke kali mah, luas, lega, langsung we palid ka laut…"
T: "Setelah yang saya lihat, di rumah ini tidak ada kakus ya Bu?"
I: "Ada Bu…"
T: "Di mana?"
I: "Di belakang Bu…"
T: "Di belakang? Di kali?"
I: "Iya Bu. Enak kalau buang air besar di kali mah, mau bebersih juga, aernya banyak. Kotoran saya juga mereun langsung bisa dimakan sama lele…" (Pas diceritain bagian ini, yang mulia Teteh Vie langsung puasa makan lele dua minggu!)
T: "Kalau mau nyuci? Ibu ke kali juga?"
I: "Iyah atuh, nggak usah dibilas kuat-kuat, da aernya juga kenceng pisan…."
T: "Terimakasih atas partisipasinya Bu…."
I: "Ini atuh aer teh nya diminum dulu…"
T: "Ini ibu ambil aernya dari kali juga?"
I: "Sumuhun atuh, ti mana deui coba Bu?"

OOOOOOOOOOOOOOOOOOOoooooouch gawd! Semoga bukan Sungai Bengawan Solo yang ada di belakang rumah si Ibu yang satu ini ya T.T
Temen-temen bisa bayangin nggak? Kalau kalian buang air besar, buang sampah, mandi, plus cuci baju dan piring di tempat yang sama????

Makanya aku mah no comment déh sama rencana DPR yang merelokasi budget sampai 2 milyar hanya untuk toiletnya saja. Tapi, kebayang ya, buat gedung DPR yang jumlah pengguna toilet di gedungnya saja mungkin hanya 500 (itu juga kalau semua anggota DPR masuk kerja) orang per hari, kita harus menyiapkan uang 2 milyar???

Apalagi buat penyediaan MCK yang baik buat kelurahan Mawar yang jumlah penduduknya ada 2000-an orang??? 4 milyar untuk WC??? Asalkan emang beneran buat WC, bukan buat resepsi nikahan istri ke tiga belas, yang mulia Vie ridha dah bayar pajak tinggi juga...

Sabtu, 23 Juli 2011

a Dreamy Idealist??

Well, aku baru aja ikutan sebuah tes kepribadian online.

Afterwards, hasilnya ternyata aku itu merupakan tipe manusia Idealis Pemimpi. WOOOOOOOOOT~ Udah mah idealis, pemimpi lagi! Mateeee ajeee lu! Tipikal orang yang sering aku caci dan…..Dueeeeeeng! Do I hate myself? Tuhan itu Maha Adil, semakin kamu benci sama seseorang, semakin mirip kamu sama orang tersebut. Entah dari hobi, appearance, atau bahkan sifat. That's what I have been learning today.

Oh iya, sekalian mau share ah sama temen-temen kelompok VieLo hasil tes-nya:







Tipe Idealis Pemimpi sangat berhati-hati dan oleh karenanya tampak pemalu dan pendiam bagi orang lain. Mereka berbagi kehidupan emosional mereka yang kaya serta pendapat-pendapat kuat mereka dengan sedikit sekali orang. Namun orang sering keliru menilai mereka dingin dan pendiam. Mereka memiliki sistem nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang murni dan mulia yang menonjol di dalam diri mereka yang demi hal-hal itu mereka bersedia mengorbankan banyak hal. Joan of Arc atau Sir Galahad adalah contoh tipe kepribadian ini. Tipe Idealis Pemimpi selalu berusaha keras memperbaiki dunia. Mereka dapat sangat memikirkan orang lain dan melakukan banyak hal untuk mendukung mereka dan membela mereka. Mereka tertarik dengan sesama mereka, penuh perhatian dan murah hati terhadap mereka. Begitu antusiasme mereka akan suatu hal atau orang bangkit, mereka dapat menjadi pejuang yang tak kenal lelah.

Bagi tipe Idealis Pemimpi, hal-hal praktis tidak benar-benar penting. Mereka hanya menyibukkan diri dengan tuntutan-tuntutan harian yang duniawi saat benar-benar perlu. Mereka cenderung hidup sesuai dengan semboyan "yang jenius mengendalikan kekacauan“ – yang biasanya memang demikian sehingga biasanya mereka memiliki karir akademik yang gemilang. Mereka kurang tertarik dengan detail; mereka lebih suka melihat sesuatu secara keseluruhan. Ini artinya mereka masih memiliki pandangan menyeluruh yang baik ketika sesuatu mulai menjadi rumit. Namun demikian, sebagai akibatnya, sesekali dapat terjadi tipe Idealis Pemimpi melewatkan sesuatu yang penting. Karena mereka menyukai kedamaian, mereka cenderung tidak terang-terangan menunjukkan ketidakpuasan atau kejengkelan mereka melainkan memendamnya. Ketegasan bukan salah satu kekuatan mereka; mereka membenci konflik dan persaingan. Tipe Idealis Pemimpi lebih suka memotivasi orang lain dengan sifat ramah dan antusias mereka. Barangsiapa mendapatkan mereka sebagai atasan tidak akan pernah mengeluh kekurangan pujian.

Di tempat kerja, tipe Idealis Pemimpi adalah teman dan pasangan yang suka menolong dan setia, orang-orang yang memiliki integritas. Kewajiban sangat sakral bagi mereka. Perasaan orang lain penting bagi mereka dan mereka senang membuat orang lain bahagia. Mereka puas hanya dengan lingkaran kecil pertemanan; kebutuhan mereka akan kontak sosial tidak begitu menonjol karena mereka juga butuh banyak waktu untuk diri sendiri. Basa-basi kecil bukan keahlian mereka. Jika seseorang berharap berteman dengan mereka atau memiliki hubungan dengan mereka, orang itu harus mau berbagi dunia pemikiran mereka dan bersedia berpartisipasi dalam perbincangan mendalam. Jika Anda berhasil melakukan itu Anda akan dianugerahi dengan kemitraan yang luar biasa intensif dan kaya. Karena tuntutan-tuntutan mereka yang tinggi terhadap diri sendiri dan orang lain, tipe kepribadian ini kadang-kadang menjejali hubungan dengan gagasan-gagasan romantis dan idealis hingga tingkat tertentu sehingga membuat pasangan merasa terbebani atau minder. Tipe Idealis Pemimpi tidak jatuh cinta dengan mabuk kepayang namun ketika mereka jatuh cinta mereka menginginkannya menjadi cinta sejati yang tak berkesudahan.

Yang di-bold-in itu bener-bener sifat yang 'Teteh Vie banget'. Lumayan lah ternyata aku téh punya sifat kaya Joan of Arc.

Eh, kalau temen-temen kelompok VieLo termasuk tipe yang mana???

Rabu, 20 Juli 2011

3 Detik untuk 3 x Lebih Baik

Hiks, hiks, hiks, tampaknya aku masih disebelin sama teman ku yang hatinya telah tersakiti oleh tulisan yang aku buat itu. Aduuuuh sedih banget, rasanya ingin bernyanyi ala Mas Duta saja: "Dan....bukan maksudku, bukan inginku, melukaimu, sadarkah kau? Di sini pun ku terluka....huoooo huoooooo." Ya...Tapi mau gimana lagi ya? Karena aku yang berani menulis, aku juga yang harus bisa bertanggung jawab. Maksudnya Lo yg nanggung, gue yg jawab.. Ahahaaayyyy...
 

Aku ga perlu sampai ikut jihad fisabililah di tanah suci Palestina sana, aku ga perlu menjadi bagian dari demonstrasi mahasiswa menentang kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat, aku tidak perlu kabur dari rumah karena beradu argumentasi dengan orang tua, aku tidak perlu semua itu untuk belajar apa itu arti dari sebuah frase bernama 'tanggung jawab'.

Ketika Tuhan memberikan banyak kesempatan untuk aku menulis apa yang ku rasakan, maka dengan cara itu pula lah Tuhan mengingatkan aku. Ketika sebuah tulisan tak hanya terdiri dari rangkaian kata saja, namun juga terdapat rasa di sana. Bahagia? Sedih? Kesal? Sakit hati? Bingung? Sagala aya! (google translation: semuanya ada!)

Jadi sedikit ingat dengan sebuah kejadian yang dialami oleh salah seorang kakak sepupuh ku, Tétéh Penélope Cruz (dia mah suka gitu orangnya, ngaku-ngaku orang Spanyol, padahal asli lahir di Palembang). Ketika dia masih berumur 16 tahun, saat dia sedang berjalan berdua saja dengan ayahnya di pinggiran jalan di kota Madrid (Baca:Bogor), lewatlah sebuah mobil dan berteriaklah sang pengemudi: "Hi! I love you!" Lalu, lewatlah sebuah mobil lainnya dan berteriaklah salah seorang di dalamnya, "Hi! Horn!"

Dan, 19 tahun kemudian, ketika dia pernah bermain film Volver, ketika dia telah mendapatkan oscar, ketika dia sempat merebut Tom Cruise dari genggaman Nicole Kidman, dia baru sadar kalau selama ini, segala yang dia lakukan akan selalu menimbulkan dua reaksi. Dan dia tidak bisa memaksakan agar semua orang memuja akting yang dia lakukan dalam film Vicky Cristina Barcelona sebagai tokoh María Elena karena masih ada juga orang yang mencaci dia sebagai orang ke tiga dalam rumah tangga Kang Tom Cruise yang tampak harmonis itu.

Begitu juga dengan diri aku, aku ga dapat memaksakan agar semua orang menyukai apa yang aku suka. Tapi, aku harus bisa bertanggung jawab akan apa yang aku sukai itu dan aku tidak mau membutuhkan waktu yang sama dengan Tétéh Penélope untuk menyadarinya. 19 tahun itu terlalu lama untuk aku yang baru saja mengecap kehidupan selama 22 tahun ini! Cukuplah 3 hari ini untuk menyendiri, 3 jam ini untuk berkontempolasi, 3 menit ini untuk berbenah diri, dan 3 detik ini untuk tersenyum kembali.

Aku ga perlu melihat sosok sempurna ala para nabi untuk menyadari akan kesalahan yang pernah ku buat. Cukuplah tawa ini menjadi obat paling mujarap. And..."
hey, humans are too funny to be perfectly serious!"

Sabtu, 16 Juli 2011

Never Compare with somebody else's outside to your inside

Yuhuuuu, balik lagi sama duet project aku sama Rossa (bukan nama sebenernya). Nggg, kira-kira perlu dijelasin lagi ga ya tujuan dari project ini?

Okeh, the main goal of this project is duet galau trip yang mulia Teh Vie dan Rossa ke Pantai Malingping dan Pantai Ostrali. Targetnya sih kita pengen banget buat 100 postingan berantai di mana setiap postingan bernomor genap bakal kalian temukan di blog-nya Rossa, sedangkan postingan bernomor ganjil bakal kalian dapatkan di blog yang satu ini.

Dan tentu saja postingan ini ditulis berdasarkan perjalanan kehidupan dua wanita angkuh tapi demen ngemil buah dukuh ini. Tapi kami berdua sadar, kalau pengalaman kami mah cingcay-yu-dadah-babai lah sama pengalaman temen-temen kelompok VieLo lainnya.

However, kami cuma kepingin sharing life experience saja sih sebenernya dan tentu saja mewujudkan impian kami berdua supaya bisa nge-galau trip bareng ke dua buah pantai yang sudah ku sebutkan di atas, wkwkwkwkkkk. Semoga di postingan kami yang ke 101, kami sudah bisa menuliskan postingan langsung dari Pantai Malingping atawa Pantai Ostrali, amiiiiiiin :-)

So, let's get it started yuk…..

Semuanya berawal dari hobby aku sama Rossa demen ngorek-ngorek kabar terbaru dari temen-temen sejawat di situs jejaring sosial, berinisial facebo*k.

"Wiiiih Vie, temen SMA kita, si Gusti randa Nangyu sekarang udah punya butik yang kerja sama Paris Hilton! Vieeee, lu inget si Malinda Meriska ga? Dia sekarang kerja jadi desainer animasi film Setrika-man di Kanada! Vieeeeee, si Cikka Putriwilihi sekarang udah jadi istri anaknya raja Saudi!" Yak, sekiranya begitulah komentar-komentar yang dikeluarkan dari mulut Rossa ketika pertama kali di sapa oleh newsfeed dari facebo*k account-nya.

Dan sebagai soulmate galau sejati, tentu saja aku melemparkan komentar yang semakin membuat kami berdua ingin dipeluk sama Rafael SM*SH terus loncat bareng-bareng dari lantai 17 sebuah mall kenamaan di Abu Dhabi.

"Iiiiih iyaaah iiiih! Kok bisa sih mereka kaya gitu??? Nyebelin banget ya! Pasti mereka pergi ke dukun! Gue yakin! Minimal mereka ngikutin program SMS harian ke paranormal kenamaan itu! Mereka lahirnya Selasa Kliwon kali yak? Pada kagak cocok kerja di aer…Jadi, pada buka butik, jadi desainer animasi, atawa nikah sama anaknya raja Saudi." Ujar ku, ga kalah minta-ditabok-nya.

Yak, anggapan bahwa facebook bisa mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat tak bisa kita pungkiri lagi. Tapi, sayangnya facebook tidak men-setting secara otomatis di balik kisah hidup setiap pemilik akunnya.

Ga semua temen di friendlist-nya tau kalau sebelum si Gusti Nangyu buka butik join venture sama Teteh Paris Hilton, dia pernah ga lulus tiga semester berturut-turut di mata kuliah fashion design. Ga ada yang tau juga kalau Malindha  pernah ditolak di tiga puluh empat perusahaan graphic design sebelum dia capcus ke Kanada. Dan tentu saja tidak ada yang tau kalau Cikka Putriwilhi, pernah disilet-silet dadanya sama mertuanya.

Siapa juga yang mau berlimpah kekayaan, tapi dadanya di silet-silet. Apakah mental ku cukup kuat ya ditolak di tiga puluh empat perusahaan? Atau…..Gimana caranya ngomong ke orang tua ku ya kalau aku ga lulus mata kuliah yang sama tiga semester berturut-turut?

Tuhan emang ngasih sesuatu nggak tiba-tiba. Tapi Tuhan ngasih segalanya dalam sebuah sistem keseimbangan yang alami. Si Papap pernah bilang, "ketika ada satu orang yang suka sama karya kamu, berarti kamu harus siap dengan satu orang lainnya yang bakal benci sama apa yang kamu buat. Tapi, ketika ada satu orang yang nggak suka sama apa yang telah kamu lakukan, kamu nggak boleh berkecil hati, karena pasti ada satu orang lainnya yang suka….." Yup, akhirnya kata-kata itu yang jadi pegangan hidup buat ku.

That's a life. Tuhan nyiptain obat merah, supaya ketika kita jatuh, kita bisa bangun lagi. Tuhan nyiptain kesuksesan bagi orang lain, bukan untuk bikin kita iri, tapi biar kita bisa men-challange hidup kita lebih tinggi lagi.

Terkadang, aku cuma suka liat seseorang dari packaging-nya. Bahasa kerennya sih, sama kaya politik pencitraan kali ya? And as we know, citra itu cocoknya jadi merk handbody lotion aje. Percaya déh seseorang yang suka ketawa ngakak, pasti sering nangis ngagoak.

Don't judge a book by its cover…..Tapi, dari harganya. Gitu juga manusia, jangan menilai manusia dari luarnya, tapi dari nilainya. Misalnya, nilai ulangan matematika bab Jurusan Tiga Angka atau nilai mata kuliah kalkulusnya.

Well, pada akhirnya aku menyadari that I shouldn't compare my inside with somebody else's outside.






Setiap orang dikasih cara tersendiri agar terlihat lebih kece sama Tuhan. Satu hal yang aku tau pasti kudu aku lakuin adalah, gimana caranya ngejaga kehidupan saya yang sudah dikasih Tuhan se-kece ini biar ga terlihat memble di mata-Nya dan di mata Rafael SM*SH, haahahahahhaaa~

Minggu, 05 Juni 2011

Single Not Dead

Posting-an kali ini heuseuuuussss dibuat untuk para Jomblowan/ty sekalian-sadayana! yuukk mareee, kita cermati…





Buat para single yang mulai sering mengeluh akan kejamnya dunia. "Mengapa Aa Ariel Peterporn hanya mau menjamahi Mbak LunMay, tanpa melihat keberadaan saya?" atau "mengapa Kakak Ryan Giggs cuma mau merekam video ML dengan Ricjie, bukan sama saya?"

Nachhhhh, marilah yuuukkk semuanya, kita renungkan sejenak, dua jenak, tiga jenak, empat jenak, sampe kita beranak-pinak. Ada beberapa tingkah laku dari para jomblo yang membuat mereka, jomblo itu sendiri, mengalami kegalauan hembusan nafas gelora api cinta asmara membara tanpa suara.


1. Do not have a negative thinking

Jikalau, apabila, andaikata, misalnya, ada orang nanya sama kamu "Kok sendiri?" Lalu dengan muka jutek, kamu menjawab, "Iya! Udah tau sendiri, pake nanya segala lagi? Mau lu apa, hah? Bokap gue mantan anggota Polisi? Nyenggol sedikit, lu udah berakhir ditembak mati!" 




Wooooooooooi mameeeeeeennn, orang itu cuma ingin nanya kaleeeeee! Bukan malakin kamu sambil nodong pake pedang samurai warisan dari Asoka di Kerajaan Kalinga! Malah bakal terlihat super aneh kan, klo contohnya dia malah nanya, "kok berdua?" Emangnya kamu lagi jalan sama siapa? Roh-nya Alm. Mbah Marijan??? Hiiiiiiiiiiii, ngebayanginnya aja, saya udah merinding-disko!

Atau, misalnya ada yang godain kamu, "Waaaaah, neng manis, cantik amat kayak boneka ku dirumah.... 
ummmm Boneka Beruang...."

Pujian dari seseorang itu sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan status kejombloan yang kamu miliki.


2. Hilangkan citra body lotion diri yang jelek.

Everyone is beautiful by him/her-self.

"Oooooh Gusti Randa Nu Agung??? Aku ini sungguh hina-dina mariana, nilai ujian aku semester ini bagaikan rantai karbon, alias 'C' semua, dapet B aja udah syukur, kalau dapet A, itu bisa dinominasikan sebagai salah satu tujuh keajaiban dunia! Siapa sih yang mau sama aku? Aku itu udah jelek, miskin, terus hidup lagi!  aaahhh Ooouuhhh ouuuya Tuhan!"



Aduuuh sob, gimana mau dicintai orang lain, kalau kita sendri yg punya body ga bisa mencintai diri sendiri????












3. Rumput di halaman tetangga memang selalu terlihat lebih hijau. (Kecuali kamu tinggal di RSSSSSSSSSS alias Rumah-Susun-Sangat-Sempit-Sehingga-Selonjoran-Saja-Susah-Sekali yang hampir dapat dipastikan rumah kamu tidak memiliki halaman berumput.)

"Enak ya dia punya pacar….Klo lagi sedih ada a shoulder to cry on, klo malam Minggu ada yang ngapelin, kalau ada tugas ada yang bantuin ngerjain, kalau lagi kesepian ada yang ngajak jalan, kalau laper ada yang masakin, kalau rumah berantakan ada yang ngerapihin, kalau pakean kotor lagi numpuk ada yang nyuci-in, (sekalian aja) kalau mati ada yang nguburin….."




Well, perhatikan dengan baik-baik ya, di sini itu, peran kamu adalah sebagai seorang jomblo yang sedang mencari sang kekasih dambaan hati! Kamu bukan menjadi seorang MAJIKAN yang sedang mencari PEMBANTU yang mirip Mpok Nori!

Gimana pun keadaan kamu sekarang, baru jadian, lima taon udah pacaran, sudah dilamar, hampir putus, baru diputusin, ditinggal kawin, atau apapun itu, semuanya punya sisi kesenangan dan kesedihan tersendiri. Ga jarang juga kan kita mendengar keluhan dari orang yang sedang in relationship, "enak ya kalau jomblo, bisa bebas, se-bebas burung merpati yang terbang lepas!"  naaahhhhh....


4. Berselubung topeng. (Perlu dicamkan, kamu itu hanya seorang jomblo biasa! Kamu bukan Jim Carrey yg berubah menjadi topeng ijo yang suka ngegigitin sekuntum mawar merah di mulut tanpa terkena durinya di pelem Mask.




Study kasus satu, (gaya selebritis: ngomongnya teratur)
Di mulut: "Aku ini belum mau pacaran kok, suer deh bro! Aku masih ingin sendiri." 
Padahal yang kamu kamsut itu adalah: "Aku belum nemu yang aku mau-die mau. Kadang aku-nya mau, die-nya nggak mau, die-nya mau, aku-nya nggak mau. Pas aku-nya mau, eh alhamdulillah dia-nya juga mau…..Tapi, MAU nabok aku!"

Tips dari ku, bilang aja: "Aku sih kepengen, tapi belum nemu yang cocok." Titik! Nggak pake Syumanl! Apalagi ditambahin Wong Asan! Kalau misalnya kamu ngomong, "belum mau pacaran, masih ingin sendiri," eh taunya besok atau lusa ketemu sama yang cucok bagindang, mampus aja lu, ngejilat ludah kuda! (Kalau ludah sendiri mah udah sering ya??)

Study kasus dua, (gaya politisi: ngomongnya ngelantur, tidak teratur)
Di mulut: "Idiiiiiih, amit-amit jabang bayiiiii! Gue jadian sama dia??? Oh my goat! Oh kambingku! Ogah! Siape sih die? Ketua OSIS? Bukan! Jago basket? Kagak! Bisa maen gitar? Cuma di kunci G sama kunci gembok doang! Ku tak sudi! Cuh! Cuh! Cuh!"
Padahal yang kamu pengen utarakan itu: "Aku sih oke sama dia, tapi dia-nya cuek banget sama aku," seraya menangis di pojokan wc.

Tips dari ku, bilang aja: "Ah dia mah orangnya cuek, mana berani gue!" Titik! Nggak pake Sandora! Apalagi Mukhsin Alatas! Jika kamu malah ngomong, "Ogah deh gue sama dia!" Eh taunya, dia juga naksir sama kita, cuma dia punya kemaluan yang gede banget (dibaca: tipe pemalu abis), jadi dia sok cool gitu, soalnya dia ga berani menatap kedua bola golf mata kamu yang konon katanya malam itu gelap, karena seluruh bintang ngumpul disitu! Nah, gimana juga kalau gitu???? Masa sih kamu mau ikut-ikutan selebritis yang demen ngejilat ludah kuda????


5. Hanyut terbawa arus deras sungai musi perasaan sendiri.

Jadi jomblo itu bukan berarti kamu bakal masuk neraka lapis tujuh.Aku belum pernah baca di kitab suci agama apapun, kalau Tuhan bilang kaya gini, "Jika kamu jomblo, niscaya pintu neraka akan menyambutmu, huaahaaa haaa."

Nyanyinya pun lagu Chrisye: "Di malam yang sesunyi ini aku sendiri, tiada yang menemani...... sshhhroottt (nyedot ingus). Akhirnya kini kusadari dia telah pergi tinggalkan diriku…bufsss (buang ingus pakai lengan baju). taraa taraa taaraaaareeeeeee  (bagian ini aku ga afal). Reff:Mengapa terjadi pada diriku, aku tak percaya kau telah tiada.... hiks, hiks (terisak sesak megangin dada Tenku Wisnu). Haruskah ku pergi tinggalkan dunia..... huaaaaaahh, huaaaaaaaahh (nangis sejadi-jadinya)."

Aku itu fans-nya Manchester United, pasti harga mati. Tapi kali ini aku menyarankan, sering-seringlah kamu menonton pertandingan kesebelasan Liverpool, "You'll never walk alone…….." sebagaimana yang dinyanyikan para tifosi sejati Liverpool. Masih banyak kok jomblo berkeliaran di muka bumi ini.


6. Memaksakan kehendak.

Buat cewek: "Hi cowok, godain kita dong!" Kalau cowoknya ga ngeh juga, lalu kamu berinisiatif untuk ngelempar batu kali berdiameter 99 cm tepat ke kepala tuh cowok.

Buat cowok: "Hi cewek, kita godain ya!" Kalau ceweknya cuek-bebek, seketika kamu menodongkan pistol berisi penuh peluru ke kepala seorang Yai yang kebetulan lewat, baru pulang dari pengajian.

Atau kamu mulai mengeluh, "aku tidak bisa hidup tanpamu, lebih baik aku mati. Vie, mana tali? Mana talinya Vie?"

Atau kamu sudah pasrah, "Oh wahai pujaan hatiku, kemarilah, dekat kepadaku, hangatkan aku, aku ingin kau memiliki diriku seutuhnya…" Inget guys, berpasrah diri itu cuma boleh sama Tuhan.

Dan sekalinya kamu berpasrah diri dalam doa penuh cucuran air mata, kamu memohon kepada-Nya: "Ya Tuhan, kalau dia jodoh ku, maka dekatkanlah. Kalau dia bukan jodoh ku, maka jodohkanlah. Tapi, kalau misalnya dia ga bisa jadi jodoh ku, jadikanlah dia jomblo seumur hidupnya. Amiiiin yarabalalamin, djazakallahu khairan kasiran." (Doa yang berdasarkan pengalaman pribadi ini mah, jangan ditiru ya, hahahahahahahaha!)




For your information, segala sesuatu yang dipaksakan itu nggak baik sob, terlepas dari masalah jodoh atau bukan.


7. Sirik, Iri Hati, Dengki

Atau bahasa Unyu nya SMOS2(Seneng Melihat Orang Susah, Susah Melihat Orang Seneng seneng) ngeliat orang lain lagi berbahagia. Suka mencibir, "dia sih piala bergilir! Abis si Bara, palingan besok dia jalan sama si Asep, minggu depan sama si Geri! Males gue jadian sama dia!" atau…..

"Tau ga sih lu? Dia itu mantannya temen sodaranya tetangga temen sekelas waktu SD gue dulu. Nah, kakak tirinya oom-nya pembantunya itu pernah maling ayam. Iiiih! Malu-malu-in banget sih kalau gue sampe jadi sama dia!"

Padahal ya, rasa iri hati itu lah yang membuat kita bukan hanya menjadi jelek di depan Tuhan, tapi juga di mata kecengan kita. 



SIP! Semoga sedikit membantu meningkatkan rasa kepercayaan diri dan kesabaran teman-temanVieLo yang belum menemukan belahan dada jiwanya ya!






Salam kompak selalu dari Permaisuri Vie....

Rabu, 23 Februari 2011

Therapy Jitu (Self Talking, recommended)

Kemaren aku baru cerita tentang kegalau-an yang aku miliki selama ini kepada Babah Kokoh Ashiong, dia adalah psikolog ku. Ahahahaha! Kagak deng, dia salah seorang kelompok dr team ku juga yang kebutulan Sarjana Psikologi.

Dengan segala rasa sedih dan susah buang air besar, akhirnya dia menyarankan ku untuk melakukan self talking. Apakah yang dimaksud dengan self talking?

Ketika teman-teman sedang merasakan kegundahgulanaan, merasa ditekan, dadanya disilet-silet dan disetrika, lalu disuntik gemuk tiba-tiba, teman-teman bisa mencoba salah satu terapi yang diberikan oleh Babah Kokoh Ashiong ini.

Cari sebuah cermin, lakukanlah stretching sebentar, lalu ambil posisi pualing nyuaman, lalu…Mulailah berbicara pada cermin tersebut.

"Berikan sugesti-sugesti positif dan buang energi negatif yang ada secara perlahan, tarik nafas dalam-dalam, keluarkan dari belakang…" Ujar Babah Kokoh Ashiong. (Bai de wei, kok aku brasa lagi curhat sama Romi Rafael gitu ya????)

Jangan takut dianggap orang gila. Karena kalau orang gila mah ngomong di kaca-nya tidak terkendali. Kalau ini kan, berada penuh di bawah rasa sadar teman-teman...

But, however, namun, akan tetapi, it does help me a lot. Cara tersebut membantu ku mengurangi sedikit rasa stress dan menambah keyakinan bahwa di saat mendatang saya akan sukses merebut Christian Sugiono dari jeratan Titi Kamal.

Tapi bener déh, aku udah nyobain terapi seperti ini sekitar 2 hari-an and this is what I had been assumed about what I felt these days:






Menurut Babah Kokoh Ashiong, terapi ini dikatakan berhasil, jika kita dapat meng-sugesti diri kita sendiri tanpa membutuhkan bantuan cermin lagi. Selamat mencoba!




:-)Jitu maaannn...